Kayu Manis Cinnamon / Cassia asal Lampung 100g.
Batangan panjang 8-9cm, diameter 0,5-1,5 cm.
Lampung adalah lumbung adalah lumbung kopi, kakao, sawit, sekaligus sebagai lumbung rempah seperti Lada hitam dan aneka rempah lainnya termasuk kayu manis yang diambil kulitnya dengan sebutan Cassiavera.
Citasa kayu manis Lampung sedikit lebih strong dibanding dengan yang Jambi, dengan ukuran diameter yang tidak begitu merata banding dgn kerinci.
.Sejak beberapa tahun belakangan, Kulit Kayu Manis (Cassiavera) Indonesia memang menjadi komoditi ekspor utama ke AS. Rupanya, tidak banyak yang tahu bahwa di mata dunia, Indonesia merupakan produsen terbesar Cassiavera. Elizabeth Tjahjadarmawan, penulis buku " Cassiavera dari Kerinci Primadona Dunia" mengatakan sebagian besar kebutuhan dunia terhadap produk ini dipasok oleh Indonesia. Bahkan kata dia.
Tentang kayu manis:
Kabupaten Kerinci-Provinsi Jambi merupakan penghasil Cassiavera terbesar di dunia. " Hingga tahun 2009 luas area penanaman Cassiavera di Kerinci mencapai sekitar 41.825 hektar. Seluruh areal lahan Cassiavera di daerah lain dan di belahan dunia masih jauh lebih kecil dibanding Kerinci," kata Elizabeth.
Kulit Kayu Manis atau lebih dikenal dengan nama Cassiavera adalah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk kedalam jenis rempah-rempah yang beraroma, manis dan pedas. Kulit Kayu Manis adalah salah satu bumbu masakan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini pertama kali digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan disebutkan beberapa kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Kulit Kayu manis secara tradisional juga digunakan sebagai Suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung dan perut kembung.
Terdaftar dep kes RI degan ijin edar.
No Ijin PIRT dan exp.
Batangan panjang 8-9cm, diameter 0,5-1,5 cm.
Lampung adalah lumbung adalah lumbung kopi, kakao, sawit, sekaligus sebagai lumbung rempah seperti Lada hitam dan aneka rempah lainnya termasuk kayu manis yang diambil kulitnya dengan sebutan Cassiavera.
Citasa kayu manis Lampung sedikit lebih strong dibanding dengan yang Jambi, dengan ukuran diameter yang tidak begitu merata banding dgn kerinci.
.Sejak beberapa tahun belakangan, Kulit Kayu Manis (Cassiavera) Indonesia memang menjadi komoditi ekspor utama ke AS. Rupanya, tidak banyak yang tahu bahwa di mata dunia, Indonesia merupakan produsen terbesar Cassiavera. Elizabeth Tjahjadarmawan, penulis buku " Cassiavera dari Kerinci Primadona Dunia" mengatakan sebagian besar kebutuhan dunia terhadap produk ini dipasok oleh Indonesia. Bahkan kata dia.
Tentang kayu manis:
Kabupaten Kerinci-Provinsi Jambi merupakan penghasil Cassiavera terbesar di dunia. " Hingga tahun 2009 luas area penanaman Cassiavera di Kerinci mencapai sekitar 41.825 hektar. Seluruh areal lahan Cassiavera di daerah lain dan di belahan dunia masih jauh lebih kecil dibanding Kerinci," kata Elizabeth.
Kulit Kayu Manis atau lebih dikenal dengan nama Cassiavera adalah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk kedalam jenis rempah-rempah yang beraroma, manis dan pedas. Kulit Kayu Manis adalah salah satu bumbu masakan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini pertama kali digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan disebutkan beberapa kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Kulit Kayu manis secara tradisional juga digunakan sebagai Suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung dan perut kembung.
Terdaftar dep kes RI degan ijin edar.
No Ijin PIRT dan exp.