Loading... Please wait...

Categories

Our Newsletter


Cinnamon Gunung Kerinci 50 g/Kayu Manis Bubuk MPIG by Banmala Spices

  • BML kayu manis 50g bubuk
  • BML Kayu Manis 50g  batangan sama panjang
  • BML Kayu Manis 50g  pilihan sama panjang
  • BML kayu manis 50g bubuk
Price:
Rp. 15.000,00
SKU:
Cinnamon-50g-Bubuk
Brand:
Weight:
80 Grams
Current Stock:
147


Product Description

CINNAMON GUNUNG KERINCI - KAYU MANIS BUBUK 50g

By Banmala Spices

Banmala = Beribu Rempah Pedas

Grade Specialty. Kualitas Import. Harga Lokal.

 

 

Kerinci adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia dengan luas wilayah 380.000 ha. Setengah dari luas tersebut merupakan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Alam Kabupaten Kerinci merupakan daerah pegunungan, selain gunung kerinci (3.805 mdpl) terdapat juga gunung raya dan gunung belerang. Sebagai daerah pegunungan, selain mempunyai potensi pariwisata alam juga mempunyai potensi hasil pertanian baik berupa produk hortikultura maupun herbal. Herbal yang terpenting dan terkenal dari Kabupaten Kerinci adalah Kulit Kayu Manis atau Cassiavera.

Sejak beberapa tahun belakangan, Kulit Kayu Manis (Cassiavera) asal Kerinci ini memang menjadi komoditi ekspor utama ke AS. Ternyata, tidak banyak yang tahu bahwa di mata dunia, Indonesia merupakan produsen terbesar Cassiavera. Elizabeth Tjahjadarmawan, penulis buku "Cassiavera dari Kerinci Primadona Dunia" mengatakan sebagian besar kebutuhan dunia terhadap produk ini dipasok oleh Indonesia. Bahkan beliau mengatakan, Kabupaten Kerinci-Provinsi Jambi merupakan penghasil Cassiavera terbesar di dunia. "Hingga tahun 2009 luas area penanaman Cassiavera di Kerinci mencapai sekitar 41.825 hektar. Seluruh areal lahan Cassiavera di daerah lain dan di belahan dunia masih jauh lebih kecil dibanding Kerinci", kata Elizabeth.

Kulit Kayu Manis atau lebih dikenal dengan nama Cassiavera adalah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk kedalam jenis rempah-rempah yang beraroma, manis dan pedas. Kulit Kayu Manis adalah salah satu bumbu masakan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini pertama kali digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan disebutkan beberapa kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Kulit Kayu manis secara tradisional juga digunakan sebagai Suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung dan perut kembung.



*Harga Bubuk lebih tinggi dari batang, karena perlu tenaga besar untuk menggiling.

----------------------------------------------------------------------------------------

Kerinci is a regency in Jambi Province, Indonesia with an area of ​​380,000 ha. Half of the area is the Kerinci Seblat National Park (TNKS) area. Alam Kerinci Regency is a land area, in addition to Mount Kerinci (3,805 meters above sea level) there are also high mountains and sulfur mountains. As a landing area, in addition to having tourism potential, it also has the potential for agricultural products containing both horticultural and herbal products. The most important and well-known herbs from Kerinci Regency are Cinnamon Bark or Cassiavera.

Kerinci Cinnamon (Cassiavera) from Kerinci is indeed a major US export commodity. Apparently, not many people know in the world, Indonesia is the largest Cassiavera producer. Elizabeth Tjahjadarmawan, author of the book "Cassiavera from Kerinci Primadona Dunia" said that most of the world's needs for this product are supplied by Indonesia. In fact, he said, the Kerinci Regency-Jambi Province is the largest Cassiavera producer in the world. "Until 2009 the area using Cassiavera in Kerinci reached around 41,825 hectares. The entire area of ​​Cassiavera land in other regions and in the world is still much smaller than Kerinci", said Elizabeth.

Cinnamon bark or better known as Cassiavera is a kind of spice-producing tree. Included in the types of spices that are flavorful, sweet and spicy. Cinnamon bark is one of the spices used by humans. This spice was first used in Ancient Egypt around 5000 years ago, and is seen several times in the books of the Old Testament. Traditional cinnamon bark is also used as a supplement for various diseases, with a variety of honey, for example for the treatment of arthritis, skin, heart and flatulence.

 


* The price of powder is higher than the stem, because it requires a lot of energy to grind.

Write your own product review

Product Reviews

This product hasn't received any reviews yet. Be the first to review this product!

Add to Wish List

Click the button below to add the Cinnamon Gunung Kerinci 50 g/Kayu Manis Bubuk MPIG by Banmala Spices to your wish list.

You Recently Viewed...