Loading... Please wait...

Categories

Our Newsletter


Kopi Arabika Jawa 300 Years of Java 200g Maharaja

  • Kopi Arabika Jawa 300 Years of Java
  • 300 Years of Java - new packing 2018
  • 300 Years of Java Arabica 200g
Price:
Rp. 82.000,00
SKU:
300YJAVA-200G
Brand:
Weight:
220 Grams
Current Stock:
48
* Bentuk:


Product Description

 300 Years of JAVA Roasted Bean 200 gr

 

Istilah "A Cup of Java" pertama kali muncul di daerah barat, hal ini membuat kopi Indonesia identik dengan Kopi jawa. Sejak 1696 Belanda mulai membawa biji kopi untuk di tanam di Batavia atau sekarang menjadi Jakarta, lalu berkembang ke seluruh wilayah. Akan tetapi, karena iklim di dataran rendah tidak cocok untuk kopi Arabika, maka, hanya sebagian Arabika di dataran tinggi bersuhu sejuk yang bebas dari hama penyakit. Cita rasa yang unik, aroma rempah-rempah yang khas, dan  kekentalan yang sedang menjadi daya tarik dari kopi Jawa.

Estat kopi Jawa yang terbesar adalah di kaki gunung Ijen, peninggalan kolonial belanda pada abad ke-18 yang kini dikelola oleh PTPN XII, estate kopi diantaranya Jampit, Blawan, Pancoer dan Kayumas. 

Kini kopi Jawa generasi baru juga dibudidayakan di Jawa Tengah dataran tinggi Sindoro Sumbing dan Jawa Barat di Malabar, Pengalengan dan Garut yang memproduksi kopi Arabika dengan citarasa yang lebih baik dari sebelumnya.

 

The term "A Cup of Java" first appeared in the western regions, this makes Indonesian coffee synonymous with Java Coffee. Since 1696 the Dutch began to bring coffee beans for planting in Batavia or now Jakarta, and then developed throughout the region. However, because the climate in the lowlands is not suitable for Arabica coffee, most Arabica in the highlands has cool temperatures that are free from disease pests. The unique taste, distinctive aroma of spices, and thickness are the main attractions of Javanese coffee.

The biggest Javanese coffee estate is at the foot of Mount Ijen, a Dutch colonial legacy in the 18th century now managed by PTPN XII, a coffee plantation that helps Jampit, Blawan, Pancoer and Kayumas.

Now a new generation of Javanese coffee is also cultivated in Central Java, high in Sindoro Sumbing and West Java in Malabar, Canning and Garut which produces Arabica coffee with better flavor than before.

 

  • Sangrai segar dari roaster kami
  • Fresh Roast from our Own roaster
  • Masa kadaluwarsa 12 bulan dari tanggal produksi
  • Expired 360 days from the production date
  • Direkomendasikan untuk dikonsumsi dalam 3 untuk aroma dan rasa terbaik
  • Suggest to consume within 3 months for best aroma and taste
  • Di kemas dalam foil bag dengan kawat untuk menutup kembali jika sudah di buka
  • Packed in high quality foil bag with degassing valve. tintie included
  • Dapat memilih bentuk biji atau bubuk, dapat di pilih ketika pemesanan
  • Available in whole beans or ground, you can choose when to order
  • Profil sangrai yang optimum, di mana aroma dan rasa yang terbaik, manis dan keasaman tertinggi, pahit terendah, dengan keasaman terkontrol
  • Optimum roast profile for maximum aroma and taste, sweetness and acidity, brown sugar/caramel is preserved while bitterness is in lowest state
  • Kualitas Spesialti, tanpa cacat
  • Specialty Grade Quality, zero major defect

 

Jaminan Mutu:

Bila dalam produk yang di belanja, tidak sesuai dengan deskripsi kami, Anda dapat klaim untuk penggantian.

Write your own product review

Product Reviews

This product hasn't received any reviews yet. Be the first to review this product!

Add to Wish List

Click the button below to add the Kopi Arabika Jawa 300 Years of Java 200g Maharaja to your wish list.

You Recently Viewed...